Masuk 9 Indikator Desa Hebat, BUMDes Desa Binade Kecamatan Ngrayun Pendapatan PAD Mencapai 300 Juta Per Tahun

  • Bagikan

Foto : Salah satu Potensi Desa Binade Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Kamis (02/10/2025).

PONOROGO | Binadedesaku.id – Masuk 9 indikator Desa Hebat, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bina Karya Binade, Desa Binade Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu contoh lembaga desa yang mampu meningkatkan potensi sumber daya alam dengan baik. Selain itu, BUMDes ini juga menjadi salah satu contoh BUM Desa yang sukses meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) hingga ratusan juta rupiah.

Keberhasilan BUMDes Desa Binade, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo ini, patut diapresiasi karena telah berhasil mengelola dana desa yang tepat sasaran dan memperluas lapangan kerja masyarakat setempat.

Pengelolaan BUMDes yang berhasil dan tepat sasaran tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Keberhasilan ini memerlukan perencanaan strategis, tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Selain itu, penguatan manajemen SDM, diversifikasi usaha sesuai potensi desa, kemitraan, serta inovasi produk dan layanan. Kunci utamanya adalah melibatkan masyarakat dalam musyawarah desa untuk menentukan tujuan, serta memastikan manajemen yang profesional, penggunaan dana yang bertanggung jawab, dan pelaporan keuangan sacara rutin.

Keberhasilan BUMDes Bina Karya Binadeini ini, selain mempunyai perencanaan yang strategis dan SDM yang baik, juga di dongkrak dengan 11 unit usaha yang berjalan. Antara lain, agen perbangkan, agen pembayaran pajak kendaraan, siplah belanja, kemitraan UMKM, pembayaran usaha mikro, persewaan molen scaffolding, toko bangunan, toko ATK mebeler dan elektronik, unit produki, kemitraan peternakaan dan pengelolaanair minum.

Kepela Desa Binade, Sunar Wicahyo, S.H saat ditemui didesa nya menyampaikan bahwa keberhasilan BUMDes Bina Karya Binade ini tidak semudah yang kita bayangkan bersama. Sebab di dalamnya harus ada manajemen SDM yang baik dan perencanaanya yang matang.

“Alhamdulillah pendapatan di setiap tahunya dari BUMDes Bina Karya Binade ini mencapai 300 juta. Dipotong biaya operasional dan gaji karyawan, bersih kisaran 100 jtan lebih, 40% masuk PAD, dan 60% untuk penguatan modal BUMDesa, masuk PAD rata rata diangka 50 jutan tiap tahunnya,”terangnya, Kamis (02/10/2025).

Keberhasilan dari BUMDes Bina Karya Binade ini, tentu tidak lepas dari tangan Kepala Desa Binade, Sunar Wicahyo,S.H. Ia mengatakan bahwa prinsip dalam mengembangkan BUM Desa tak hanya bagaimana dapat meningkatkan omzet dan pendapatan desa. Menurutnya, prinsip utamanya adalah bagaimana BUM Desa dapat memberikan dampak kepada aktivitas ekonomi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Sunar Wicahyo Kepala Desa Binade juga menyebut, bahwa pembangunan gedung Kantor Desa Binade yang sangat megah berdiri di tanah kas desa seluas 1 hektar ini, juga berkat dari pendapatan usaha BUMDes Bina Karya Binade.

Ada 9 indikator yang menjadi penilaian dalam lomba desa hebat ini, diantaranya, infrastruktur memadai, budaya dan lingkungan yang lestari, keamanan dan ketertiban masyarakat yang terjaga, tata kelola pemerintahan yang baik, transformasi digital dan inovatif, masyarakat sehat dan berpendidikan, sumber daya desa dikelola dengan baik, ekonomi kuat dan ketahanan pangan.

  • Reporter : Media Center Desa
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *